Thursday, April 05, 2007

Antara Cinta,Kekayaan dan Kesuksesan



Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan.
Wanita itu tidak mengenal mereka semua.
Wanita itu berkata: "Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar.


Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut.
" Pria berjenggot itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang?"
Wanita itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar."
"Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk.
Kami akan menunggu sampai suami mu kembali," kata pria itu.


Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi.
Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu iaberkata pada istrinya, "Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini."


Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.
"Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama, " kata pria itu hampir bersamaan.
"Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seorang pria ituberkata, "Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, dan "sedangkan yang ini bernama Kesuksesan",sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.
"Sedangkan aku sendiri bernama Cinta.
Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa di antara kami yang boleh masuk ke rumahmu."


Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar.
Suaminya pun merasa heran.
"Ho ho... menyenangkan sekali.
Baiklah, kalaubegitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam.
Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan."

Istrinya tak setuju dengan pilihan itu.
Ia bertanya, "Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja?
Sebab sepertinya kita perlu dia untukmembantu keberhasilan panen gandum kita."

Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah.
"Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam?
Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta."

Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka.
"Baiklah, ajak masuksi Cinta ini ke dalam.
Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita."

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu.
"Siapa di antara Anda yang bernama Cinta?
Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini."
Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah.

Ohho.. ternyata, kedua pria berjenggot lainnya pun ikut serta.
Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan.
"Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga?"
Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan.
"Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun,karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemanapun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Di sana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta.

Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat.
Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan saat kami menjalani hidup ini.


*Cerita dikirim oleh seseorang

Labels:

Wednesday, March 21, 2007

Firasat Bolak Balik

Masih muda,
korbankan kesehatan cari harta.

Sudah tua,
korbankan harta cari kesehatan

Karena harta, orang asing menjadi seperti saudara
Karena harta, saudara menjadi seperti orang asing

Orang kaya mampu beli ranjang enak,
tapi gak bisa tidur enak (stress...euiii)

Orang miskin gak mampu beli ranjang enak,
tapi bisa tidur enak (capek jadi kuli)

Orang kaya punya duit buat foya-foya,
tapi gak punya waktu

Orang miskin punya waktu buat foya-foya,
tapi gak punya duit

Masih muda pengen jadi kaya biar nikmatin kekayaan

Udah kaya gak punya waktu buat nikmatin kekayaan

Sekali punya waktu buat nikmatin kekayaan udah keburu tua gak ada tenaga

Labels:

Menularkan Kebahagiaan

Menularkan Kebahagiaan. ..

Seorang pemuda berangkat kerja dipagi hari.
Memanggil taxi, dan naik,...'selamat pagi pak,'...katanya menyapa sang sopir taxi terlebih dulu,... 'pagi yang cerah bukan?' sambungnya sambil tersenyum,.. .
lalu bersenandung kecil,
Sang sopir tersenyum melihat keceriaan penumpangnya, ...dengan senang hati,
ia melajukan taxinya.

Sesampainya ditempat tujuan,.. pemuda itu membayar dengan selembar 20ribuan, untuk argo yang 15 ribuan,
'kembaliannya buat bapak saja,...
selamat bekerja pak,..' kata pemuda dengan senyum.
"terima kasih,..." jawab pak sopir taxi dengan penuh syukur...
wah, ..akubisa sarapan dulu nih,... pikir sopir taxi tsb,...
dan lalu menuju kesebuah warung..

"biasa pak?" tanya si mbok warung.
'ya, biasa,.. nasi sayur,... tapi,.. pagi ini, tambahkan sepotong ayam'..jawab pak sopir dengan tersenyum.

Dan, ketika membayar nasi , di tambahkannya seribu rupiah "buat jajan anaknya si mbok,..."begitu katanya.
Dengan tambahan uang jajan seribu, pagi itu anak si mbok berangkat kesekolah dengan senyum lebih lebar,
ia bisa membeli 2 buah roti pagi ini,
dan diberikannya pada temannya yang tidak punya bekal,

Begitulah,.. .cerita bisa berlanjut,.. bergulir,... .seperti bola salju,...keluarga pak sopir bisa lebih bahagia hari itu,
begitu juga keluarga si mbok,
teman2 si anak,
keluarga mereka,
semua tertular kebahagiaan,

Kebahagiaan, seperti juga kesusahan, bisa menular kepada siapa saja disekitar kita.
Kebahagiaan adalah sebuah pilihan...
Sudahkah kita menularkan kebahagiaan hari ini?

Semoga kita dapat mengambil manfaat dari maksud yang tersirat dari apa2 yang sudah tersurat diatas dan tidak ada ruginya kan kalau kita mampu dan mau membahagiakan orang lain?

*Sumber Dari millist tetangga*

Labels: